Broker Futures resmi di Indonesia sejak 2004
 021-52-777-07
Emas Menguat Tipis Karena Lemahnya Dollar AS

Harga emas sedikit menguat pada hari Kamis, dan terus memperpanjang kenaikan emas ke sesi ketiga karena Dollar AS yang melemah telah membuat logam mulia ini lebih murah bagi pembeli yang memegang mata uang lainnya. Telihat bahawa spot gold naik 0,2% menjadi $1.784,96 per ons pada 08.46 WIB. Sedangkan emas berjangka AS sedikit berubah pada $1.784,60 per ons. Harga emas batangan sejauh ini telah diperdagangkan diantara $1.759 dan $1.788 untuk minggu ini. Sementara Dollar AS yang posisinya lebih lemah dari emas telah membuat logam mulia ini mendekati ujung dari posisi tertinggnya walaupun Dollar AS pada saat itu sempat menunjukan pergerakan positifnya pada kamis sore harinya. Sebelumnya dua pejabat The Fed telah mengatakan kepada Bank Sentral untuk segera mulai mengurangi langkah-langkah stimulusnya pada hari Rabu, walaupun itu masih terlalu dini untuk kenaikan suku bunga. Sejauh ini Bank of England akan menjadi bank sentral besar pertama yang akan menaikkan suku bunga dalam siklus pasca pandemi. Akan tetapi para ekonom berpikir kenaikan suku bunga pertama tidak akan datang sampai awal tahun depan, tapi akan sedikit lebih lambat dari pergerakan harga pasar. Pada akhirnya emas akan sering dianggap sebagai tempat lindung nilai inflasi, meskipun pengurangan stimulus dan kenaikan suku bunga mendorong imbal hasil obligasi pemerintah naik, yang diartikan menjadi biaya peluang yang lebih tinggi untuk memegang emas yang tidak perlu membayar bunga. 

22 Oct 2021   
Share On :    
SELANJUTNYA
BERITA TERBARU
Forex and Gold Daily Recommendation
Today`s Releases and Speaker Daily Update
Harga Emas begerak turunpada hari Senin, melanjutkan penurunannyadiminggu sebelumnya, karena DollarAS menguat ditambahpulihnya sentimen risiko denganpelakupas...