Broker Futures resmi di Indonesia sejak 2004
 021-52-777-07
Dollar AS Menguat Jelang Rilisnya Data Klaim Pengangguran AS

Nilai tukar Dollar AS bergerak menguat pada Kamis sore, setelah munculnya kembali kekhawatiran atas krisis real estate China yang akan berpotensi mengganggu pergerakan mata uang yang berimbal hasil tinggi. Saham China Evergrande melemah setelah melanjutkan perdagangannya pasca absen selama hampir 3-minggu, karena pihak pengembang terpaksa meninggalkan proposal pelepasan aset yang akan membantu memenuhi kewajiban jangka pendeknya. Dengan demikian, perusahaan kemungkinan akan jatuh ke situasi gagal membayar hutang saat masa tenggang. Pada pukul 15.02 WIB, indeks Dollar AS, yang mengukur greenback terhadap sejumlah mata uang utama lainnya, naik 0,14% di level 93,662. Penguatan terbesar Dollar AS adalah terhadap mata uang komoditas, setelah munculnya berita seputar Evergrande yang menimbulkan keraguan baru terhadap jalur permintaan bijih besi, tembaga dan minyak dari sektor yang merupakan kontributor besar bagi PDB China. Yuan, bagaimanapun, tetap stabil, karena faktor utama kepercayaan akan jaminan yang diberikan Beijing bahwa mereka dapat menghentikan krisis, yang terlihat bahwa dalam kondisi yang penuh tekanan USD/CNY naik tipis 0,09% di level 6,3991. Sementara itu untuk mata uang Eropa, EUR/USD turun 0,09% di level 1,1639 dan GBP/USD turun 0,08% ke level 1,3813 pukul 15.06 WIB, setelah data menunjukkan kenaikan besar dari pinjaman pemerintah Inggris pada bulan September. Dari angka-angka tersebut dapat disimpulkan ekonomi Inggris rentan terhadap suku bunga tinggi yang sebagian besar pelaku pasar lihat meningkat sebelum akhir tahun. Tagihan pembayaran utang yang lebih tinggi akan berpotensi mengurangi tempat yang dimiliki Departemen Keuangan Inggris untuk bisa mendukung perekonomian Inggris. Disisi lain, AS telah merilis data klaim pengangguran mingguannya hari kamis malam harinya. Dan analis telah memperkirakan sebelumnya klaim pengangguran awal akan naik hingga 300.000, dari tingkat terendah pasca pandemi di 293.000 saat minggu sebelumnya.

22 Oct 2021   
Share On :    
SELANJUTNYA
BERITA TERBARU
EUR/USD Terpantau menguat di Selasa pagi (30/11),Euro pagi ini bergeraknaik di sesi Asia. Potensi trading : Menguat ke level kisaran 1,1318, Berpeluang BELI uji kisaran 1,1324-1,1335 A...
USD/JPY terpantaumelemah diSelasa pagi (30/11), Yen Jepang pagi ini bergerakturun di sesi Asia. Potensi trading : Melemah ke level kisaran 112,90, Berpeluang JUAL uji kisaran 112,...
XAU/USD Terpantau menguat diSelasa pagi (30/11), harga emas pagi ini bergerak naik di sesi Asia setelah Dollar AS melemah. Potensi trading : Menguat ke level kisaran 1.799,65, Berpeluang BELI...