Broker Futures resmi di Indonesia sejak 2004
 021-52-777-07
GOLD: XAU/USD Mulai Menggeliat Namun Masih Terbatas

Pada hari Rabu, emas logam kuning melanjutkan perdagangan dengan bias bullish dan mencapai harga tertinggi pada level $1829 di tengah meningkatnya permintaan untuk aset safe-haven. Sehari sebelumnya, emas ditutup pada $1806 setelah menempatkan tinggi $1817 dan rendah $1798.

Harga emas saat ini kembali ke jalur koreksi ke atas dan menetap di sekitar level resistance $1829 pada saat penulisan. Investor bereaksi keras terhadap data yang menunjukkan percepatan inflasi harga konsumen di Amerika Serikat, dan komentar dari pejabat Federal Reserve. Investor juga mengamati berita tentang penyebaran virus corona tipe delta, dan kemungkinan kembalinya tindakan penguncian baru di banyak negara.

Di sisi data ekonomi, Indeks Bisnis Kecil NFIB untuk Juni melonjak menjadi 102,5 terhadap perkiraan 99,5 dan mendukung dolar AS yang menjaga harga emas lebih rendah. Pada 17:30 GMT, Indeks Harga Konsumen untuk bulan Juni juga naik menjadi 0,9% terhadap proyeksi 0,5% dan mendukung dolar AS yang menambah tekanan lebih lanjut pada harga emas.

Selanjutnya, Neraca Anggaran Federal turun menjadi -174.2 miliar terhadap perkiraan -205.0 miliar pada 23:00 GMT. Sedangkan Core CPI untuk bulan Juni melonjak 0,9% versus yang diharapkan 0,4%, mendorong dolar AS lebih tinggi, yang pada akhirnya membebani harga emas.

Sebuah laporan dari Departemen Tenaga Kerja AS menunjukkan bahwa harga konsumen di AS mengalami kenaikan bulanan terbesar dalam tiga belas tahun di bulan Juni. Laporan tersebut menyatakan bahwa Indeks Harga Konsumen melonjak 0,9% di bulan Juni setelah naik 0,6% di bulan Mei.

Para ekonom memperkirakan harga konsumen naik 0,5%. Harga konsumen inti naik 4,5% tahun ke tahun di bulan Juni, mencerminkan percepatan dari lonjakan 3,8% di bulan Mei. Harga inti mengalami kenaikan tahunan terbesar sejak November 1991.

Di sisi kebijakan moneter, Ketua Federal Reserve New York John Williams mengatakan ekonomi AS belum membuat kemajuan substansial lebih lanjut bagi The Fed untuk mulai mengurangi pembelian aset. Sementara itu, Presiden Fed St. Louis James Bullard mengatakan dalam sebuah wawancara dengan Wall Street Journal bahwa bank sentral AS harus mulai memotong stimulus, tetapi menambahkan bahwa itu harus segera dimulai.

Analisa Teknikal Emas

 

Di sisi lain, menurut kompilasi data AFP, pandemi virus corona yang muncul pada Desember 2019 telah menewaskan lebih dari 4 juta orang di seluruh dunia. Negara yang terkena dampak terburuk adalah Amerika Serikat, dengan lebih dari 600 ribu kematian, diikuti oleh Brasil dengan 533.488 kematian, India dengan 408.764 kematian, Meksiko dengan 234.969, dan Peru 194.387 kematian.

Kekhawatiran mengenai varian delta dari virus corona membuat daya tarik safe-haven tetap hidup di pasar. Sentimen pasar risk-off akhirnya menambahkan beberapa dukungan terhadap penurunan harga emas. Dengan demikian, logam mulia tetap datar sepanjang hari. Mari kita lihat sisi teknis pasar sekarang.

Pada grafik kerangka waktu harian, stabilitas harga satu ons emas masih di atas resistensi psikologis $1800. Ini memotivasi bulls dari logam kuning untuk mengaktifkan lebih banyak transaksi pembelian, dan dengan demikian terburu-buru menuju level resistance yang lebih tinggi dan yang paling dekat dengan mereka saat ini adalah $1846, 1dan $1876. Ini adalah level penting untuk pergerakan kuat berikutnya, puncak psikologis $1900.

Di sisi lain, harapan kenaikan akan menguap jika harga emas bergerak di bawah level support $1760. Kekhawatiran global akan cepatnya penyebaran variabel Delta Corona, selain pertempuran baru antara Amerika Serikat dan China, akan mendukung emas sebagai tempat berlindung yang aman.

 

 

 

 

 

 

DISCLAIMER / PELEPASAN TANGGUNG JAWAB

Berita/Analisa ataupun rekomendasi yang kami publikasikan hanya bersifat INFORMASI.

PT.Asia Tradepoint Futures  tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan informasi yang tersedia. Segala kerugian yang timbul akibat penggunaan informasi ini bukan menjadi tanggung jawab PT. Asia Tradepoint Futures.

 

15 Jul 2021   
Share On :    
SELANJUTNYA
BERITA TERBARU
GBP/USD Terpantau menguat diJumatsore (15/10), Pound Inggris di sesi Eropa sore ini menguat ditengah melemahnya Dollar AS yang sejak pagi terjadi. Potensi trading : Menguat ke leve...
EUR/USD Terpantau menguat diJumat sore (15/10), Euro sore ini di sesi Eropa menguat terhadap Dollar AS yang melemah. Potensi trading : Menguat ke level kisaran 1,1615, Berpeluang BELI uj...
XAU/USD Terpantau melemah diJumat sore (15/10), harga emas tercatat melemah pada sesi eropa sore ini tetapi kerugian emas masih dibatasi oleh melemahnya Dollar AS. Potensi trading : Mele...