Broker Futures resmi di Indonesia sejak 2004
 021-52-777-07
Proyeksi IMF Dikhawatirkan Menekan Permintaan Minyak

Asiatradefx - Meski pasokan minyak Libya diperkirakan turun tetapi pasar tidak melihat kondisi tersebut akan mengganggu pasokan minyak dalam jangka panjang. Saat ini fokus pasar tertuju pada produksi minyak serpih AS atau Shale AS yang diperkirakan dapat meningkat pesat pada bulan Februari mendatang.

Berdasarkan data EIA, produksi shale AS diperkirakan naik sebesar 22.000 bph menjadi 9.2 juta bph dan tentu saja proyeksi ini menyebabkan program pemangkasan produksi OPEC pada kuartal I tidak berefek positif untuk mengangkat harga minyak dipasar global.

Dan tercermin malam tadi harga minyak kembali ditutup melemah sekitar 0.78% dilevel $58.24 per barel. 

Share On :    
SELANJUTNYA
BERITA TERBARU
Harga emas pada perdagangan hari Rabu 19/2/2020 tengah pekan ini terpantau masih sangat perkasa. Kondisi ini tidak lepas dari masih adanya ancaman ketidak pastian global yang datang dari virus Corona...
Pada perdagangan saham hari Rabu 19/2/2020 tengah pekan ini di pasar Asia terpantau pelaku pasar mulai kembali bergairah. Kondisi tersebut tidak lepas dari adanya rencana pemerintah Cina untuk melongg...