Broker Futures resmi di Indonesia sejak 2004
 021-52-777-07
Optimisme Investor Terhadap Pernyataan Trump Membawa Greenback Menguat

Asiatradefx - Market Outlook November 25th - 29th 2019

 

FX Update

Ketidakpastian yang terus menerus melanda kesepakatan dagang AS - China tampaknya akan membuat pelaku pasar mata uang cenderung berhati-hati sebelum libur Thanksgiving pada hari Kamis pekan ini.

Meskipun pekan ini relatif singkat namun pelaku pasar akan mencermati dengan ketat aktivitas manufaktur dan laju pertumbuhan data pertumbuhan konsumsi AS periode November. Selain itu investor akan mengawasi rilis data Durable Goods Orders dan pembacaan kedua data pertumbuhan GDP AS pada kuartal III.

Sedangkan dari kawasan Eropa, fokus investor tertuju pada data inflasi yang dijadwalkan rilis pada hari Jumat. Tercatat pada Jumat lalu, mata uang US Dollar mampu mengungguli mata uang pesaing lainnya seiring dengan positifnya aktivitas manufaktur dan sektor layanan AS sepanjang periode November. Kedua data tersebut tercatat tumbh diposisi tertinggi sejak April.

Indeks USD tercatat naik 0.28% dilevel 98.17 pada akhir perdagangan menyusul melambatnya pertumbuhan bisnis dikawasan Eropa, dimana aktivitas industri jasa dikawasan ini tumbuh dibawah ekspektasi pasar. Tercatat pada Jumat lalu pasangan EURUSD ditutup melemah 0.36%.

Selain data-data ekonomi, pusat perhatian pelaku pasar tertuju pada proses kesepakatan dagang AS - China. Kedua negara tampaknya memberi sinyal untuk segera merealisasikan kesepakatan dagang dan meredakan perang tarif yang telah berlangsung selama 16 bulan terakhir.

Tetapi kesepakatan tersebut akan gugur jika Presiden AS Donald Trump menandatangani RUU yang didalamnya mendukung para demonstran pro demokrasi di Hong Kong.

Di tempat lain mata uang Poundsterling dilanda aksi jual dan membukukan penurunan harian terbesar dalam 3 minggu seiring dengan terkontraksinya aktivitas bisnis di negara Ratu Elizabeth tersebut keposisi paling dalam sejak pertengahan 2016.

 

Berikut detail dari beberapa daftar data ekonomi dan peristiwa penting lainnya yang mungkin mempengaruhi pasar.

Selasa 

  • 16:05 WIB : AUD - RBA Gov Lowe Speaks
  • 22:00 WIB : USD - CB Consumer Confidence

Rabu 

  • 5:00 WIB : NZD - RBNZ Gov Orr Speaks
  • 7:30 WIB : AUD - Construction Work Done q/q
  • 21:45 WIB : USD - Chicago PMI

Kamis 

  • 7:00 WIB : NZD - ANZ Business Confidence
  • 7:30 WIB : AUD - Private Capital Expenditure q/q

Jumat 

  • 20:30 WIB : CAD - GDP m/m

 

 

 

 

Commodity Update

Gold

Pasar emas tampak sepi dari aksi beli sepanjang perdagangan pekan lalu. Sepinya aksi beli ini seiring dengan kehati-hatian investor dalam mencermati perkembangan dagang antara AS - China.

Harga emas mengalami guncangan menyusul adanya sinyal positif dari kelanjutan proses negosiasi dagang, dimana pada pekan lalu Presiden AS Donal Trump dalam wawancaranya dengan Fox News mengatakan bahwa dirinya ingin segera menandatangani kesepakatan dagang dengan China dalam waktu dekat.

Meski pernyataan tersebut meredakan kekhawatiran namun Trump lagi-lagi tidak menjelaskan secara detail apakah kesepakatan dagang tahap I juga akan membahas penarikan tarif impor terhadap barang-barang asal China pada 15 Desember mendatang.

Selain itu positifnya data-data ekonomi AS pada Jumat lalu memberikan dampak negatif pada harga emas. Dan sepanjang pekan ini pergerakan pasar emas akan dibayangi oleh perkembangan terbaru hubungan dagang AS - China dan data-data ekonomi AS.

 

Berikut data ekonomi yang akan mempengaruhi perdagangan emas pada pekan ini,

 

Selasa 

  • 22:00 WIB : USD - CB Consumer Confidence

Rabu  

  • 21:45 WIB : USD - Chicago PMI

 

 

Oil

Hingga Jumat lalu fokus pasar makin tertuju pada pertemuan OPEC tanggal 5 dan 6 Desemeber mendatang. Pelaku pasar ingin memastikan apakah dalam pertemuan tersebut mendapat petunjuk tentang rencana OPEC memperpanjang program pemangkasan produksi hingga akhir tahun 2020.

Sementara itu ditempat lain aktivitas jumlah rig pengeboran minyak AS tercatat turun selama 5 minggu berturut-turut dtengah pengurangan pembiayaan operasional. Chevron perusahaan minyak dan gas no 2 di AS sedang merencanakan pemangkasan biaya besar-besaran sebagai upaya efisiensi.

Di sisi lain harga minyak akan tetap dipengaruhi oleh kelanjutan perdamaian dagang AS - China yang hingga kini belum menunjukkan kemajuan yang signifikan.

 

Pekan ini data yang diperkirakan akan mempengaruhi harga minyak datang dari data :

Rabu

  • 22:30WIB : USD – Crude Oil Inventories

 

 

Berikut Rentang Harga Dalam Sepekan

FX

EURUSD : 1.10800 - 1.09380 ( Bearish )

GBPUSD : 1.29850 - 1.27730 ( Neutral )

AUDUSD :  0.68370 - 0.67420 ( Bearish )

USDCHF :  1.00270 - 0.99200 ( Bullish )

USDJPY :  109.500 - 107.760 ( Bullish )

Commodity

XAUUSD :  1480.90 - 1443.80 ( Neutral )

COLSc :  60.91 - 55.60 ( Bullish )

 

Risk Disclaimer

 

Berita/Analisa yang kami publikasikan hanya bersifat INFORMASI. PT. Asia Trade Point Futures tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan informasi yang tersedia. Segala kerugian yang timbul akibat penggunaan informasi ini bukan menjadi tanggung jawab PT. Asia Trade Point Futures

25 Nov 2019   
Share On :    
SELANJUTNYA
BERITA TERBARU
XAU/USD Terpantau menguat diJumat pagi (22/10), harga emas menguat pagi ini, dan terus memperpanjangkenaikanemas karena melemahnya DollarAS telah membuatlogam mulia i...
USD Terpantau berpeluang menguat di Jumat pagi (22/10), nilai tukar Dollar AS berpeluang bergerak naik pagi ini didorong oleh laporan data pekerja dan properti AS. Potensi trading : Menguat ke...
Forex and Gold Daily Recommendation