Broker Futures resmi di Indonesia sejak 2004
 021-52-777-07
Rapat ECB Akan Menentukan Arah Euro

Asiatradefx - Market Outlook October 21st - 25th 2019

 

FX Update

Pekan ini tampak fokus investor tertuju pada kelanjutan proses Brexit menyusul ditolaknya proposal Brexit untuk ke3 kalinya. Selain itu pelaku pasar akan mengawasi secara ketat pertemuan Bank Sentral Eropa ECB.

Sebelumnya pada hari Sabtu pekan lalu, pemerintah Inggris meminta kembali perpanjangan waktu Brexit Setelah Parlemen Inggris menunda voting atas RUU perjanjian penarikan yang diusulkan oleh PM Inggris Boris Johnson.

Situasi tersebut menambah ketidakpastian Brexit dan seperti diketahui tenggat waktu Brexit akan berakhir pada tanggal 31 Oktober mendatang. Sementara itu pada hari Kamis pekan ini, Bank Sentral Eropa ECB akan merilis pertemuan kebijakan.

Pada pertemuan ini pelaku pasar akan menanti apakah program QE akan sesuai jadwal yakni pada bulan November mendatang. Sebelumnya hasil notulensi ECB menunjukkan adanya ketidakseragaman pendapat dari pejabat ECB terkait dengan program QE.

Sebagian pejabat ECB menolak untuk mengaktifkan kembali program QE. ECB diperkirakan akan menggelontorkan dana sebesar 20 Miliar Euro untuk program tersebut.

Dari kedua peristiwa tersebut, pelaku pasar juga dikejutkan dengan kebijakan AS yang mengenakan tarif impor tambahan kepada barang-barang asal Eropa senilai $7.5 miliar. Kebijakan ini tentu saja menambah kecemasan pasar ditengah kehati-hatian investor menjelang penandatanganan kesepakatan dagang AS - China fase pertama.

Selain itu pelaku pasar menanti aktivitas manufaktur Jerman, dimana dalam beberapa hari lalu data ekonomi Jerman terkontraksi yang berpotensi membawa kawasan tersebut dalam jurang resesi.

 

Berikut detail dari beberapa daftar data ekonomi dan peristiwa penting lainnya yang mungkin mempengaruhi pasar.

Selasa 

  • 19:30 WIB :CAD - Core Retail Sales m/m
  • 21:30 WIB : CAD - BOC Business Outlook Survey

Kamis 

  • 14:15 WIB EUR - French Flash Services PMI
  • 14:30 WIB : EUR - German Flash Manufacturing PMI
  • 14:30 WIB : EUR - German Flash Services PMI
  • 18:45 WIB : EUR - Main Refinancing Rate
  • 18:45 WIB : EUR - Monetary Policy Statement
  • 19:30 WIB : EUR - ECB Press Conference
  • 19:30 WIB : USD - Core Durable Goods Orders m/m

 

 

 

Commodity Update

Gold

Sepanjang pekan lalu harga emas tampak kesulitan mendekati level $1500 dan hal ini terjadi seiring dengan meredanya ketegangan dagang antara AS - China. AS dan China pada pekan lalu menyepakati kesepakatan dagang pada fase I yang pada akhirnya AS menunda pengenaan tarif impor kepada barang-barang asal China pada tanggal 15 Oktober lalu.

Sementara itu situasi Brexit kembali membayangi pergerakan emas setelah pada Sabtu pekan lalu pemerintah Inggris meminta waktu perpanjangan Brexit menyusul penundaan voting oleh Parlemen Inggris.

Selanjutnya sentimen Brexit diperkirakan akan menyelimuti pergerakan emas pada pekan ini. Selain itu pertemuan Bank Sentral Eropa ECB dapat mempengaruhi harga emas, dimana pelaku pasar menanti apakah ECB tetap mengaktifkan kembali program QE pada bulan November mendatang.

 

Berikut data ekonomi yang akan mempengaruhi perdagangan emas,  

Kamis 

  • 18:45 WIB : EUR - Main Refinancing Rate
  • 18:45 WIB : EUR - Monetary Policy Statement
  • 19:30 WIB : EUR - ECB Press Conference
  • 19:30 WIB : USD - Core Durable Goods Orders m/m

 

Oil

Situasi Timur Tengah, kesepakatan dagang AS - China dan data-dat ekonomi China memberikan dampak bagi pasar minyak sepanjang pekan lalu. Insiden penembakan 2 kapal tanker Iran sempat membuat harga minyak kembali menguat dan situasi ini bahkan memicu AS untuk menambah kembali jumlah pasukannya di Arab Saudi.

Sementara itu sentimen positif juga datang dari tercapainya kesepakatan dagang antara AS - China, dimana hasil kesepakatan dagang fase pertama tersebut AS menunda pengenaan tarif impor kepada barang-barang asal China pada 15 Oktober pekan lalu.

Harga minyak sempat tertekan Jumat lalu menyusul melambatnya pertumbuhan PDB China kuartal III yang tercatat hanya tumbuh sebesar 6%, lebih rendah dari ekspektasi pasar. Sedangkan pada kuartal II PDB China tumbuh 6.2%.

Di sisi lain turunnya aktivitas sumur pengeboran minyak AS belum memberikan dampak positif bagi harga minyak. Pada Jumat lalu tercatat aktivitas sumur pengeboran minyak AS hingga pekan lalu turun sebanyak 18 unit menjadi 724 unit.

 

Pekan ini data yang diperkirakan akan mempengaruhi harga minyak datang dari data :

Rabu

  • 21:30 WIB : USD – Crude Oil Inventories

 

 

Berikut Rentang Harga Dalam Sepekan

FX

EURUSD : 1.12490 - 1.10560 ( Neutral )

GBPUSD : 1.31180 - 1.27830 ( Bullish )

AUDUSD :  0.69160 - 0.67540 ( Neutral )

USDCHF :  0.99050 - 0.97800 ( Bearish )

USDJPY :  109.310 - 107.730 ( Bullish )

Commodity

XAUUSD :  1503.30 - 1456.30 ( Bearish )

COLSc :  54.90 - 52.50 ( Bearish )

 

Risk Disclaimer

 

Berita/Analisa yang kami publikasikan hanya bersifat INFORMASI. PT. Asia Trade Point Futures tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan informasi yang tersedia. Segala kerugian yang timbul akibat penggunaan informasi ini bukan menjadi tanggung jawab PT. Asia Trade Point Futures

21 Oct 2019   
Share On :    
SELANJUTNYA
BERITA TERBARU
USD Terpantau berpeluang menguat di Jumat pagi (22/10), nilai tukar Dollar AS berpeluang bergerak naik pagi ini didorong oleh laporan data pekerja dan properti AS. Potensi trading : Menguat ke...
Forex and Gold Daily Recommendation
Today`s Releases and Speaker Daily Update