Broker Futures resmi di Indonesia sejak 2004
 021-52-777-07
Sinyalemen Positif AS - China Meningkatkan Optimisme Pelaku Pasar

Asiatradefx - Market Outlook October 14th - 18th 2019

 

FX Update

Sepanjang sesi perdagangan pekan lalu, pergerakan mata uang dibayangi oleh sentimen Brexit, notulensi rapat FOMC, ECB, negosiasi dagang AS - China dan ketegangan Timur Tengah.

Kesemua sentimen tersebut cenderung berdampak negatif bagi mata uang US Dollar menyusul adanya sinyalemen positif pada kelanjutan proses Brexit dan negosiasi dagang AS - China yang berjalan konstruktif.

Menjelang tenggat waktu Brexit, Menteri Brexit Inggris dan pimpinan negosiator Uni Eropa mencapai kesepakatan konstruktif dan membuka jalan menuju deal Brexit. Sementara itu pada hari yang sama ditempat berbeda, negosiasi dagang antara AS - China berjalan positif.

Dengan ditandai adanya penundaan pengenaan tarif impor terhadap barang-barang asal China pada 15 Oktober pekan ini. Hasil perundingan tersebut membawa angin segar akan terwujudnya proses damai antara kedua negara.

Sementara itu di tempat lain, pasar dikejutkan dengan serangan misil yang menghantam 2 kapal tanker Iran. Peristiwa tersebut membuat AS mengantisipasi segala kemungkinan dengan menambah jumlah personilnya di Arab Saudi.

Namun demikian, tereskalasinya situasi dikawasan Timur Tengah nyatanya belum mampu membuat US Dollar menjadi pilihan bagi investor untuk melindungi asetnya. Tercatat pada akhir perdagangan Jumat lalu, indeks USD terdepresiasi sebesar 0.40%.

Selain karena sentimen tersebut, aksi jual terhadap US Dollar dipicu oleh notulensi rapat FOMC yang menunjukkan adanya penurunan tingkat suku bunga FFR untuk ketiga kalinya pada pertemuan bulan ini.

Sedangkan pasangan GBPUSD dan EURUSD pada akhir perdagangan Jumat masing-masing terapresiasi sebesar 1.65% dan 0.29%.

Pada pekan ini perhatian investor mata uang tertuju pada notulensi rapat RBA, Neraca dagang China dan beberapa data ekonomi dari Inggris, Kanada dan AS serta komentar dari Gubernur Bank Sentral Inggris BOE Mark Carney.

 

Berikut detail dari beberapa daftar data ekonomi dan peristiwa penting lainnya yang mungkin mempengaruhi pasar.

Selasa 

  • 7:30 WIB AUD - Monetary Policy Meeting Minutes
  • 15:30 WIB : GBP - BOE Gov Carney Speaks
  • 15th- 16th  : CNY - New Loans

Rabu 

  • 4:45 WIB NZD - CPI q/q
  • 15:30 WIB : GBP - CPI y/y
  • 19:30 WIB : CAD - CPI m/m
  • 19:30 WIB : USD - Core Retail Sales m/m, Retail Sales m/m
  • 20:00 WIB : GBP - BOE Gov Carney Speaks

Kamis 

  • 5:30 WIB GBP - BOE Gov Carney Speaks
  • 7:30 WIB : AUD - Employment Change, Unemployment Rate
  • 15:30 WIB : GBP - Retail Sales m/m
  • 19:30 WIB : USD - Philly Fed Manufacturing Index

Jumat 

  • 9:00 WIB :CNY - GDP q/y

 

 

 

 

 

Commodity Update

Gold

Sepanjang pekan lalu harga emas bergejolak ditengah beragam sentimen yang berkembang dipasar. Namun menjelang akhir perdagangan pekan lalu harga emas tampak sulit untuk bertahan diposisi $1500.

Potensi membaiknya hubungan dagang antara AS - China menjadi faktor utama sulitnya harga emas mempertahankan posisinya dilevel tersebut. Sikap China yang tidak mudah terpancing segala macam provokasi yang dilakukan oleh Trump, misalnya dengan melarang beberapa perusahaan China untuk melakukan bisnis dengan perusahaan di AS menjelang perundingan dagang, membuat investor cenderung berhati-hati saat memburu emas.

Sikap hati-hati investor menjadi kenyataan setelah pada sesi perdagangan Jumat, AS menunda pengenaan tarif impor tambahan terhadap barang-barang asal China pada 15 Oktober pekan ini.

Kebijakan AS ini berimbas negatif terhadap harga emas karena sebagian besar investor mulai berani untuk melirik aset-aset beresiko seperti saham dan mata uang. Imbasnya harga emas kembali bergulir dibawah harga $1500.

Sedangkan pada pekan ini, kelanjutan proses dagang AS - China tetap menjadi perhatian ditengah tereskalasinya situasi dikawasan Timur Tengah menyusul serangan roket yang menghantam 2 kapal tanker Iran, dimana peristiwa ini memancing AS untuk kembali menambah jumlah personil militernya di Arab Saudi.

 

Berikut data ekonomi yang akan mempengaruhi perdagangan emas,  

Rabu 

  • 19:30 WIB : USD - Core Retail Sales m/m, Retail Sales m/m

Kamis 

  • 19:30 WIB : USD - Philly Fed Manufacturing Index

 

 

Oil

Hingga akhir sesi perdagangan Kamis dan Jumat harga minyak berturut-turut mencatatkan kenaikan seiring dengan tereskalasinya situasi Timur Tengah dan potensinya meredanya ketegangan dagang antara AS - China.

Kedua sentimen ini menjadi faktor utama yang menggerakkan harga minyak dan Jumat lalu perundingan dagang antara AS - China menghasilkan keputusan positif, dimana AS sementara waktu menunda pengenaan tarif tambahan impor bagi barang-barang asal China pada 15 Oktober pekan ini.

Di sisi lain, pelaku pasar sempat dikejutkan dengan berita yang menyebutkan adanya serangan terhadap 2 kapal tanker Iran sehingga memancing AS untuk menambah personil mereka di Arab Saudi.

 

Pekan ini data yang diperkirakan akan mempengaruhi harga minyak datang dari data :

Kamis

  • 22:30WIB : USD – Crude Oil Inventories

 

 

Berikut Rentang Harga Dalam Sepekan

FX

EURUSD : 1.10620 - 1.09750 ( Neutral )

GBPUSD : 1.27060 - 1.24930 ( Bullish )

AUDUSD :  0.68210 - 0.67430 (Bearish )

USDCHF :  1.00140 - 0.99200 ( Bullish )

USDJPY :  108.800 - 107.700 ( Bullish )

Commodity

XAUUSD :  1503.30 - 1456.30 ( Neutral )

COLSc :  56.60 - 52.80 ( Bearish )

 

Risk Disclaimer

 

Berita/Analisa yang kami publikasikan hanya bersifat INFORMASI. PT. Asia Trade Point Futures tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan informasi yang tersedia. Segala kerugian yang timbul akibat penggunaan informasi ini bukan menjadi tanggung jawab PT. Asia Trade Point Futures

14 Oct 2019   
Share On :    
SELANJUTNYA
BERITA TERBARU
Forex and Gold Daily Recommendation
Today`s Releases and Speaker Daily Update
Harga emas sedikit menguatpada hari Kamis, dan terus memperpanjangkenaikanemaske sesi ketiga karena DollarAS yang melemahtelah membuatlogam mulia inileb...