Broker Futures resmi di Indonesia sejak 2004
 021-52-777-07
Wall Street Tertekan Kebijakan Pemerintah AS Terhadap China

Asiatradefx - Mendekati pertemuan dagang antara AS - China tampak menjadi sentimen positif bagi indeks saham Asia pada perdagangan Selasa kemarin. Dijadwalkan pada hari Kamis pekan ini delegasi dagang China yang dipimpin oleh Wakil PM China akan mengunjungi Washington untuk melakukan negosiasi.

Namun sebelumnya sempat tersiar kabar seperti dilansir dari Bloomberg bahwa pihak China menolak untuk menyepakati keseluruhan proposal perjanjian dagang yang diberikan oleh AS. Selain itu ekspektasi pasar akan turunnya suku bunga FFR pada pertemuan bulan ini turut menopang laju saham Asia. Tercatat Nikkei ditutup menguat 0.99%, Kospi melonjak 1.21% dan Hangseng bertambah 0.28%.

Situasi berbeda terjadi pada pasar saham AS, dimana mayoritas indeks saham AS ditutup pada zona merah pada perdagangan semalam. Yang mendorong ketiga indeks acuan Wall Street ke zona merah adalah kebijakan AS yang memberlakukan pembatasan visa kepada pejabat China menjelang pertemuan dagang pekan ini. Kebijakan tersebut terkait dengan kebijakan China terhadap minorotas mulsin di wilayah Xinjiang.

Sementara itu komentar Ketua The Fed yang memberi sinyal dovish belum mampu menopang laju Wall Street. Dow Jones ditutup turun 1.19%, dan Nasdaq melemah 1.67%.

Share On :    
SELANJUTNYA
BERITA TERBARU
Harga emas pada perdagangan hari Rabu 19/2/2020 tengah pekan ini terpantau masih sangat perkasa. Kondisi ini tidak lepas dari masih adanya ancaman ketidak pastian global yang datang dari virus Corona...
Pada perdagangan saham hari Rabu 19/2/2020 tengah pekan ini di pasar Asia terpantau pelaku pasar mulai kembali bergairah. Kondisi tersebut tidak lepas dari adanya rencana pemerintah Cina untuk melongg...