Broker Futures resmi di Indonesia sejak 2004
 021-52-777-07
Investor kembali Mencermati Perkembangan Global dan Data NFP

Asiatradefx - Market Outlook September 30th - October 4th 2019

 

FX Update

Ditengah meningkatnya ekspektasi damai dagang antara AS - China, perdagangan pasar keuangan pada pekan ini secara khusus masih menanti rencana pertemuan antara AS - China di bulan Oktober mendatang.

Rencananya pertemuan tersebut dijadwalkan pada tanggal 10 dan 11 Oktober bulan depan dan diharapkan pertemuan ini nantinya dapat merumuskan perjanjian yang pada akhirnya mengakhiri perseteruan dagang antar kedua negara.

Di sisi lain, perhatian pelaku pasar akan kembali tertuju pada pertemuan kebijakan moneter Bank Sentral Australia RBA pada hari Selasa pekan ini. Dari rumor yang beredar, RBA dikabarkan akan memangkas kembali tingkat suku bunga sebesar 25 bps menjadi 0.75%.

Bila langkah ini menjadi kebijakan RBA, bukan tidak mungkin nilai tukar mata uang Dollar Australia Aussie dilanda aksi jual. Sementara itu perkembangan politik di AS turut mendapat perhatian investor ditengah rencana impeachment terhadap Presiden AS Donald Trump.

Dan yang paling penting pada pekan ini adalah laporan aktivitas pasar dan upah tenaga kerja AS NFP periode September. Diperkirakan pertumbuhan tenaga kerja AS periode September naik menjadi 140.000, lebih baik dari periode sebelumnya.

Sedangkan tingkat pengangguran tetap diangka 3.7% sementara upah rata-rata perjam pekerja AS turun menjadi 0.3% dari sebelumnya 0.4%. Mengingat pentingnya data ini, Bank Sentral AS The Fed akan mengamati data tersebut menjelang pertemuan FOMC akhir bulan Oktober.  

Di tempat lain, meningkatnya ketidakpastian Brexit berakibat fatal terhadap mata uang Poundsterling. Mata uang Euro ikut mengalami hal serupa seiring dengan terkontraksinya pertumbuhan PDB Jerman Q2 dan melambatnya aktivitas manufaktur negara tersebut.

Dikhawatirkan kondisi ini semakin memperburuk pandagangan pasar pada kawasan Eropa dan menghidupkan proyeksi resesi pada kawasan tersebut.

 

Berikut detail dari beberapa daftar data ekonomi dan peristiwa penting lainnya yang mungkin mempengaruhi pasar.

Senin

  • 7:00 WIB : NZD - ANZ Business Confidence
  • 8:00 WIB : CNY - Manufacturing PMI
  • 8:45 WIB : CNY - Caixin Manufacturing PMI
  • 15:30 WIB : GBP - Current Account

Selasa 

  • 4:00 WIB : NZD - NZIER Business Confidence
  • All Day : CNY - Bank Holiday
  • 8:30 WIB : AUD - Building Approvals m/m
  • 11:30 WIB : AUD - Cash Rate, RBA Rate Statement
  • 16:20 WIB : AUD - RBA Gov Lowe Speaks
  • 19:30 WIB : CAD - GDP m/m
  • 21:00 WIB : USD - ISM Manufacturing PMI

Rabu 

  • All Day CNY - Bank Holiday
  • 19:15 WIB : USD - ADP Non Farm Employment Change

Kamis 

  • All Day CNY - Bank Holiday
  • All Day : EUR - German Bank Holiday
  • 21:00 WIB : USD - ISM Non Manufacturing PMI

Jumat 

  • All Day CNY - Bank Holiday
  • 8:30 WIB : AUD - Retail Sales m/m
  • 19:30 WIB : CAD - Trade Balance
  • 19:30 WIB : USD - Average Hourly Earnings m/m
  • 19:30 WIB : USD - Non Farm Employment Change
  • 19:30 WIB : USD - Unemployment Rate

 

 

Commodity Update

Gold

Aksi jual pada sesi perdagangan Jumat melanda pasar emas seiring dengan meningkatnya asa damai dagang antara AS - China setelah kedua negara rencananya melakukan pertemuan pada tanggal 10 dan 11 Oktober mendatang.

Investor berharap pertemuan ini dapat mengakhiri perseteruan dagang antara kedua negara sehingga meredupkan minat investor terhadap emas. Pada pekan ini pergerakan harga emas akan dibayangi oleh kebijakan Bank Sentral Australia RBA dan data pasar tenaga kerja AS NFP periode September.

RBA pada pertemuan hari Selasa besok diperkirakan akan memangkas suku bunga sebesar 25 bps menjadi 0.75% dari sebelumnya 1.00%. Sementara itu pertumbuhan tenaga kerja AS diperkirakan naik sebanyak 10.000 menjadi 140.000. Tingkat pengangguran tetap diangka 3.7% dan upah rata-rata perjam diprediksi turun menjadi 0.3%.

 

Berikut data ekonomi yang akan mempengaruhi perdagangan emas,  

Selasa 

  • 21:00 WIB : USD - ISM Manufacturing PMI

Rabu 

  • 19:15 WIB : USD - ADP Non Farm Employment Change

Kamis 

  • 21:00 WIB : USD - ISM Non Manufacturing PMI

Jumat 

  • 19:30 WIB : USD - Average Hourly Earnings m/m
  • 19:30 WIB : USD - Non Farm Employment Change
  • 19:30 WIB : USD - Unemployment Rate

 

 

Oil

Harga minyak hingga akhir pekan lalu secara umum cenderung stabil ditengah beragam sentimen. Tampak pelaku pasar pada pasar minyak mencermati secara ketat rencana pertemuan dagang antara AS - China pada tanggal 10 dan 11 Oktober mendatang.

Selain itu pelaku pasar memantau perkembangan Timur Tengah menyusul adanya pernyataan dari Presiden Iran Hassan Rouhani dan Presiden AS Donald Trump. Sebelumnya Rouhani mengajukan permintaan agar AS mencabut semua sanksi kepada Iran sebagai syarat pertemuan dengan AS.

Namun melalui Tweetnya Presiden AS Donald Trump menolak permintaan Rouhani. Situasi ini menambah ketidakpastian dikawasan Timur Tengah. Sementara itu pada hari Jumat lalu, Badan Energi Internasional IEA melaporkan dapat merevisi permintaan minyak tahun ini.

IEA memangkas permintaan minyak sebesar 100.000 bph menjadi 1.1 juta bph.

 

Pekan ini data yang diperkirakan akan mempengaruhi harga minyak datang dari data :

Rabu

  • 21:30 WIB : USD – Crude Oil Inventories

 

 

Berikut Rentang Harga Dalam Sepekan

FX

EURUSD : 1.09800 - 1.08700 ( Bearish )

GBPUSD : 1.23830 - 1.21440 ( Bearish )

AUDUSD :  0.67950 - 0.67200 (Bearish )

USDCHF :  0.99500 - 0.98700 ( Neutral )

USDJPY :  108.400 - 107.200 ( Neutral )

Commodity

XAUUSD :  1507.70 - 1483.00 ( Neutral )

COLSc :  57.80 - 54.70 ( Neutral )

 

Risk Disclaimer
 
Berita/Analisa yang kami publikasikan hanya bersifat INFORMASI. PT. Asia Trade Point Futures tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan informasi yang tersedia. Segala kerugian yang timbul akibat penggunaan informasi ini bukan menjadi tanggung jawab PT. Asia Trade Point Futures
30 Sep 2019   
Share On :    
SELANJUTNYA
BERITA TERBARU
EUR/USD Terpantau menguat diJumat pagi (22/10), Euro pagi ini bergerak naik di sesi Asia akan tetapi dengan potensi menguatnya Dollar AS membuat Euro tidak akan bertahan lama. Potensi trading...
USD/JPY Terpantau menguat diJumat pagi (22/10), Yen pagi inibergerak naik seiring menguatnya Dollar AS di sesi Asia pagi ini. Potensi trading : Menguat ke level kisaran 114,11, Ber...
XAU/USD Terpantau menguat diJumat pagi (22/10), harga emas menguat pagi ini, dan terus memperpanjangkenaikanemas karena melemahnya DollarAS telah membuatlogam mulia i...