Broker Futures resmi di Indonesia sejak 2004
 021-52-777-07
Pertemuan ECB Mendapat Perhatian

Asiatradefx - Market Outlook September 9th - 13th 2019

 

FX Update

Sudah semestinya perhatian pelaku pasar akan tertuju pada pertemuan Bank Sentral Eropa atau ECB pada pekan ini. Selain itu pelaku pasar akan mencermati perkembangan Brexit serta kelanjutan rencana negosiasi dagang antara AS - China ditengah meningkatnya kekhawatiran terhadap prospek pertumbuhan ekonomi global.

Sepanjang pekan lalu mata uang US Dollar bertahan diposisi terendah dihadapan mata uang utama lainnya menyusul bervariasinya data tenaga kerja AS periode Agustus. Tentunya data ini semakin memperkuat pandangan bahwa The Fed kemungkinan akan memangkas suku bunga lebih agresif.

Ketua The Fed Jerome Powell pada pidatonya tidak banyak memberikan petunjuk lebih lanjut apakah The Fed akan memangkas FFR pada pertemuan FOMC pekan depan. Namun Powell lebih banyak khawatir terhadap resiko dari ketegangan dagang AS - China yang berpotensi dapat menggagalkan ekspansi ekonomi AS saat ini.

Pidato Powell ini disampaikan pada acara diskusi panel di Zurich. Tercatat indeks USD sepanjang minggu lalu terdepresiasi sebesar 0.60% dan merupakan kerugian mingguan tertajam dalam sebulan.

Greenback melemah terhadap rivalnya saat ketegangan global mereda terutama dengan China dan AS yang dikabarkan menyetujui pembicaraan perdagangan tingkat tinggi pada Oktober.

Mata uang Poundsterling terpantau turun sekitar 0.40% namun cenderung menjauh diatas posisi terendah 3 tahun yakni di level 1.20 yang sempat tersentuh dihari Senin pekan lalu menyusul kemenangan parlemen Inggris yang dapat mencegah keluarnya Inggris dari Uni Eropa tanpa kesepakatan atau No Deal Brexit.

Sementara pada akhir pekan lalu mata uang Pound terlihat menguat khususnya dihadapan Greenback sebesar 1%.

 

Berikut detail dari beberapa daftar data ekonomi dan peristiwa penting lainnya yang mungkin mempengaruhi pasar.

Senin

  • 15:30 WIB : GBP - GDP m/m, Manufacturing Production m/m
  • 9th- 15th  : CNY - New Loans

Kamis 

  • 18:45 WIB : EUR - Main Refinancing Rate, Monetary Policy Statement
  • 19:30 WIB : EUR - ECB Press Conference
  • 19:30 WIB : USD - CPI m/m, Core CPI m/m

Jumat 

  • 19:30 WIB USD - Core Retail Sales m/m, Retail Sales m/m

 

 

Commodity Update

Gold

Emas membukukan kerugian mingguan kedua berturut-turut pada sesi perdagangan Jumat dan bergulir mendekati level kunci $1500 ditengah pernyataan Ketua The Fed yang tampaknya menepikan kekhawatiran resesi di AS.

Dalam keterangannya Ketua The Fed Jerome Powell mengatakan bahwa kondisi AS saat ini masih cukup baik dan berkelanjutan. Sebelumnya investor mengoleksi emas dalam jumlah besar dalam beberapa bulan terakhir sebagai aksi lindung nilai seiring dengan jatuhnya imbal hasil obligasi, fluktuasi nilai tukar mata uang dan pasar ekuitas, penurunan suku bunga global, kekhawatiran Brexit dan dampak resesi imbas perang dagang AS - China.

Jika pada pertemuan FOMC The Fed kembali menurunkan FFR sebesar 25 basis poin maka emas mendapatkan momentum dan berpotensi menyentuh level baru di $1600. Hingga pekan lalu, probabilitas penurunan suku bunga menurut CME FedWatch sebesar 92%.

The Fed dijadwalkan merilis kebijakan pada tanggal 18 September mendatang.

 

Berikut data ekonomi yang akan mempengaruhi perdagangan emas,  

Kamis 

  • 19:30 WIB : USD - CPI m/m, Core CPI m/m

Jumat 

  • 19:30 WIB USD - Core Retail Sales m/m, Retail Sales m/m

 

 

Oil

Sepanjang pekan lalu harga minyak membukukan kenaikan sebesar 2.6% seiring dengan turunnya persediaan minyak mingguan AS dan rencana pertemuan antara AS - China pada awal Oktober mendatang.

Tercatat selama 4 minggu berturut-turut persediaan minyak mingguan AS turun sebesar 14.2 juta barel. Selain itu dukungan bagi pasar minyak juga datang dari laporan Baker Hughes. Di mana menurut Baker Hughes, AS telah menghentikan kegiatan operasional 4 sumur bor minyak AS.

Hingga saat ini total sumur bor AS atau rig yang beroperasi sebanyak 738 atau paling sedikit sejak November 2017. Situasi ini tentu saja menimbulkan perkiraan bahwa produksi minyak AS pada tahun-tahun berikutnya akan berkurang.

 

Pekan ini data yang diperkirakan akan mempengaruhi harga minyak datang dari data :

Rabu

  • 21:30 WIB : USD – Crude Oil Inventories

 

 

Berikut Rentang Harga Dalam Sepekan

FX

EURUSD : 1.10840 - 1.09240 ( Bearish )

GBPUSD : 1.23790 - 1.21430 ( Bearish )

AUDUSD :  0.69160 - 0.67310 ( Neutral )

USDCHF :  0.99400 - 0.98150 ( Neutral )

USDJPY :  107.700 - 105.920 ( Neutral )

Commodity

XAUUSD :  1534.90 - 1496.70 ( Bullish )

COLSc :  58.80 - 55.00 ( Neutral )

 

Risk Disclaimer
 
Berita/Analisa yang kami publikasikan hanya bersifat INFORMASI. PT. Asia Trade Point Futures tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan informasi yang tersedia. Segala kerugian yang timbul akibat penggunaan informasi ini bukan menjadi tanggung jawab PT. Asia Trade Point Futures
09 Sep 2019   
Share On :    
SELANJUTNYA
BERITA TERBARU
GBP/USD Terpantaumenguat di Jumat sore(26/11), Pound Inggris sore ini bergerak naik di sesi Eropa. Potensi trading : Menguat ke level kisaran 1,3320, Berpeluang BELI uji kisaran1,...
EUR/USD Terpantau menguat diJumatsore(26/11),Eurosore ini bergeraknaik di sesiEropa akibat melemah Dollar AS. Potensi trading : Menguat ke level kisaran 1,...
XAU/USD Terpantau menguat diJumat sore(26/11), harga emas sore ini bergerak naik di sesi EropasetelahDollar AS melemah. Potensi trading : Menguat ke level kisaran 1.811,60,...