Broker Futures resmi di Indonesia sejak 2004
 021-52-777-07
Kebijakan RBA, BOC dan Rilis NFP Menjadi Fokus Pasar Pekan Ini

Asiatradefx - Market Outlook September 2nd – 6th 2019

 

FX Update

Pekan ini pasar keuangan akan dijejali oleh data-data ekonomi dan peristiwa penting seputar kelanjutan perang dagang antara AS – China. Awal pekan pelaku pasar akan mengawasi dengan ketat aktivitas manufaktur China periode Agustus yang dirilis oleh Caixin.

Pelaku pasar memperkirakan aktivitas manufaktur versi Caixin secara umum belum banyak bergerak terlalu lebar dari periode sebelumnya seiring dengan ketidakpastian sengketa dagang China – AS.

Selama pekan lalu sentimen tersebut tetap menghantui jalannya perdagangan namun baru-baru ini pemerintah China sempat menyatakan bahwa mereka tidak tertarik melayani arogansi AS dan lebih memilih untuk menyelesaikan sengketa dagang dengan cara negosiasi.

Menurut pejabat pemerintah China, bila mereka melakukan hal serupa dengan mengenakan tarif tambahan impor terhadap barang-barang asal AS makan yang terjadi perang dagang tereskalasi dan situasi ini tidak akan menguntungkan AS, China ataupun dunia.

Sementara itu dari data-data ekonomi yang akan mendapat perhatian dipekan ini adalah kebijakan moneter dan pernyataan resmi dari masing-masing Bank Sentral Australia dan Kanada.

Meski kedua Bank Sentral yakni RBA dan BoC tetap mempertahankan kebijakan suku bunga namun pelaku pasar tetap menanti narasi apa yang akan disampaikan dari masing-masing Gubernur Bank Sentral tersebut apakah ada terselip sinyal dovish.

Dan yang tak kalah penting, pekan ini AS akan kembali merilis data upah pasar tenaga kerja atau biasa disebut dengan Non Farm Payrolls atau NFP. Data pasar tenaga kerja dan upah dijadwalkan rilis pada hari Jumat.

Diperkirakan data tersebut tidak berbanding jauh dari periode sebelumnya, dimana pada periode Agustus tingkat pengangguran tetap diangka 3.7%, upah per jam tetap di level 0.3% sedangkan pertumbuhan tenaga kerja tumbuh menjadi 168.000 atau naik dari sebelumnya 164.000.

Bank Sentral AS The Fed tentu menanti data tersebut sebagai rujukan sebelum merumuskan kebijakan moneter pada pertemuan FOMC bulan ini.

 

Berikut detail dari beberapa daftar data ekonomi dan peristiwa penting lainnya yang mungkin mempengaruhi pasar.

Senin  

  • 8:45 WIB : CNY – Caixin Manufacturing PMI

Selasa  

  • 8:30 WIB : AUD – Retail Sales m/m
  • 11:30 WIB : AUD – Cash Rate, RBA Rate Statement
  • 21:00 WIB : USD – ISM Manufacturing PMI

Rabu  

  • 8:30 WIB : AUD – GDP q/q
  • 19:30 WIB : CAD – Trade Balance
  • 20:15 WIB : GBP – Inflation Report Hearings
  • 21:00 WIB : CAD – BOC Rate Statement, Overnight Rate

Kamis  

  • 19:15 WIB : USD – ADP Non Farm Employment Change
  • 23:00 WIB : CHF – SNB Chairman Jordan Speaks

Jumat  

  • 19:30 WIB : CAD – Employment Change, Unemployment Rate
  • 19:30 WIB : USD – Average Hourly Earnings m/m, Non Farm Employment Change, Unemployment Rate
  • 23:30 WIB : USD – Fed Chair Powell Speaks

 

 

Commodity Update

Gold

Sepanjang pekan lalu harga gold atau emas mampu bertahan diatas level $1500 dan berada dilevel tertinggi 6 tahun. Kondisi tersebut tidak terlepas dari kekhawatiran investor terhadap eskalasi perang dagang AS – China.

Namun harga emas menjelang akhir pekan berangsur-angsur melemah seiring dengan adanya sinyal positif dari China.

Dimana negara ini memberikan keterangan yang menunjukkan potensi perang dagang akan mereda setelah pejabat Kementerian Perdagangan China mengatakan akan memilih jalan perundingan untuk menyelesaikan sengketa dagang.

Sebelum pasar juga sempat dikejutkan dengan pernyataan Presiden AS Donald Trump, dimana di sela-sela pertemuan G7 Trump mengatakan bahwa dirinya telah menerima telepon dari pejabat China untuk merundingkan dan membahas solusi yang tepat untuk mengakhiri sengketa dagang kedua negara.

Pelaku pasar menangkap keinginan kedua negara untuk menyelesaikan konflik semakin terbuka dan ini tentu saja membangkitkan optimism. Imbasnya harga emas dilanda aksi profit taking.

Dan pekan ini beberapa data ekonomi China, Inggris, Australia dan Kanada dapat mempengaruhi perdagangan emas. Di sisi lain laporan upah dan pasar tenaga kerja AS juga turut membayangi pergerakan harga emas.

 

Berikut data ekonomi yang akan mempengaruhi perdagangan emas, 

Selasa  

  • 21:00 WIB : USD – ISM Manufacturing PMI

Kamis  

  • 19:15 WIB : USD – ADP Non Farm Employment Change

Jumat  

  • 19:30 WIB : USD – Average Hourly Earnings m/m, Non Farm Employment Change, Unemployment Rate
  • 23:30 WIB : USD – Fed Chair Powell Speaks

 

Oil

Pasar minyak sepanjang pekan lalu sangat berfluktuatif, dimana setiap peristiwa dan data dengan cepat di respon pelaku pasar. Harga minyak sempat tercatat melemah ditengah sengketa dagang AS – China namun dengan cepat pula menguat seiring dengan turunnya persediaan minyak mingguan AS.

Pada pekan lalu kedua data dari API dan EIA merilis persediaan minyak mingguan AS lebih rendah dari perkiraan sebelumnya dan kondisi ini mampu menyelamatkan harga minyak ditengah-tengah meningkatnya produksi minyak AS kerekor baru.

Tercatat produksi minyak AS hingga pekan lalu menyentuh angka 12.5 juta bph dan angka ini mengukuhkan AS sebagai negara produsen minyak terbesar dunia. Sementara itu di sisi lain, pelaku pasar dikejutkan dengan potensi meningkatnya produksi minyak OPEC.

Berdasarkan survei yang dilakukan Reuters, produksi minyak OPEC sepanjang Agustus lalu untuk pertama kalinya mencatatkan kenaikan sebesar 80.000 bph menjadi 29.61 juta bph atau naik dari periode sebelumnya dibulan Juli.

Tekanan terhadap pasar minyak semakin besar menyusul pernyataan Menteri Perminyakan Rusia yang menyatakan bahwa Rusia hingga periode lalu belum dapat menekan produksi minyaknya dan menjalankan komitmen sesuai dengan perjanjian dengan OPEC.

 

Pekan ini data yang diperkirakan akan mempengaruhi harga minyak datang dari data :

Kamis

  • 22:00 WIB : USD – Crude Oil Inventories

 

 

Berikut Rentang Harga Dalam Sepekan

FX

EURUSD               : 1.10510 – 1.09860 ( BEARISH )

GBPUSD               : 1.23000 – 1.20630 ( BEARISH )

AUDUSD              : 0.67360 – 0.66880 ( BEARISH )

USDCHF               : 0.99290 – 0.98130 ( BULLISH )

USDJPY                 : 106.680 – 105.380 ( BEARISH )

Commodity

XAUUSD              : 1539.00 – 1516.91 ( BULLISH )

COLSc                    : 56.90 – 52.90 ( BEARISH )

 

Risk Disclaimer
 
Berita/Analisa yang kami publikasikan hanya bersifat INFORMASI. PT. Asia Trade Point Futures tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan informasi yang tersedia. Segala kerugian yang timbul akibat penggunaan informasi ini bukan menjadi tanggung jawab PT. Asia Trade Point Futures
02 Sep 2019   
Share On :    
SELANJUTNYA
BERITA TERBARU
GBP/USD Terpantaumenguat di Jumat sore(26/11), Pound Inggris sore ini bergerak naik di sesi Eropa. Potensi trading : Menguat ke level kisaran 1,3320, Berpeluang BELI uji kisaran1,...
EUR/USD Terpantau menguat diJumatsore(26/11),Eurosore ini bergeraknaik di sesiEropa akibat melemah Dollar AS. Potensi trading : Menguat ke level kisaran 1,...
XAU/USD Terpantau menguat diJumat sore(26/11), harga emas sore ini bergerak naik di sesi EropasetelahDollar AS melemah. Potensi trading : Menguat ke level kisaran 1.811,60,...