Broker Futures resmi di Indonesia sejak 2004
 021-52-777-07
Perang Dagang Tereskalasi

Asiatradefx - Market Outlook August 26th - 30th 2019

 

FX Update

Sejumlah data-data ekonomi dari AS dan zona euro akan menjadi perhatian pelaku pasar untuk pekan ini. Data tersebut diharapkan mampu memberikan wawasan tentang dampak ekonomi dari perseteruan dagang antara AS - China.

Pada pekan ini AS akan merilis data revisi pertumbuhan PDB kuartal dua dan data Durable Goods order serta data dagang. Perang dagang selama setahun antara kedua negara telah mengguncang pasar keuangan dimana pasar obligasi AS terindikasi inversi antara tenor 10 tahun dengan tenor 2 tahun.

Dari zona euro, survei Ifo terkait iklim bisnis Jerman pada Senin pekan ini akan diawasi dengan ketat ditengah kekhawatiran bahwa ekonomi blok tersebut memasuki resesi. Sementara itu, data inflasi pada akhir minggu diperkirakan akan menjadi indikator apakah ECB perlu melanjutkan stimulus.

Pada Jumat lalu mata uang US Dollar tercatat melemah menyusul perintah Presiden AS Donald Trump yang memerintahkan perusahaan-perusahaan AS untuk mulai mencari alternatif selain China karena Beijing memberlakukan kenaikan tarif impor terhadap barang-barang asal AS.

US Dollar tergelincir dari posisi tertinggi 3 minggu khususnya dihadapan mata uang Euro dan terdepresiasi keposisi terendah 1 minggu dihadapan mata uang Yen dan Swiss Franc. China akan memberlakukan tarif baru terhadap barang-barang impor AS sebesar 5% hingga 10% sebesar $75 miliar dalam 2 tahap, yakni pada 1 September dan 15 Desember.

Selain itu, dalam pidatonya, Jerome Powell Ketua The Fed tidak memberikan sinyal jelas apakah The Fed akan meneruskan penurunan tingkat suku bunga FFR pada pertemuan September mendatang.

 

Berikut detail dari beberapa daftar data ekonomi dan peristiwa penting lainnya yang mungkin mempengaruhi pasar mata uang.

Senin

  • Day 3 : All - G7 Meetings
  • 19:30 WIB : USD - Core Durable Goods Orders m/m

Selasa

  • 21:00 WIB : USD - CB Consumer Confidence

Kamis

  • 8:00 WIB : NZD - ANZ Business Confidence
  • 8:30 WIB : AUD - Private Capital Expenditure q/q
  • 19:30 WIB : USD - Prelim GDP q/q

Jumat

  • 8:30 WIB : AUD - Building Approvals m/m
  • 19:30 WIB : CAD - GDP m/m
  • 19:30 WIB : USD - Personal Spending m/m

 

 

Commodity Update

Gold

Pernyataan Trump dalam tweetnya pekan lalu memicu investor memburu emas. Dalam tweetnya Presiden AS menanyakan siapakah musuh terbesar AS, apakah Presiden China Xi atau Ketua The Fed ?

Pertanyaan Trump tersebut menurut pelaku pasar menunjukkan ketidaksukaan Trump terhadap kebijakan The Fed yang tidak menurunkan FFR sesuai dengan ekspektasi yakni sebesar 1%.

Selain itu perang tarif antara AS dengan China turut menambah kekhawatiran menyusul pengenaan tarif baru oleh kedua negara, dimana China akan mengenakan tarif impor terhadap barang-barang asal AS sebesar 5% hingga 10% senilai $75 miliar secara bertahap dan efektif pada tanggal 1 September hingga 15 Desember.

Sedangkan AS akan mengenakan tarif baru sebesar 5%. Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat merusak agenda pertemuan dagang antara AS - China pada September mendatang.

Sementara itu pada pertemuan tahunan Bank sentral di Jackson Hole, Ketua The Fed Jerome Powell tampak tidak memberi indikasi akan penurunan suku bunga lanjutan pada pertemuan FOMC September mendatang.

 

Berikut data ekonomi yang akan mempengaruhi perdagangan emas,  

Senin

  • 19:30 WIB : USD - Core Durable Goods Orders m/m

Selasa

  • 21:00 WIB : USD - CB Consumer Confidence

Kamis

  • 19:30 WIB : USD - Prelim GDP q/q

Jumat

  • 19:30 WIB : USD - Personal Spending m/m

 

 

Oil

Ketua The Fed Jerome Powell pada pertemuan Jackson Hole memberi dampak negatif bagi pasar minyak menyusul pidatonya yang tidak menunjukkan indikasi penurunan suku bunga The Fed pada pertemuan The Fed September mendatang.

Selain itu perang tarif antara AS - China semakin membuat harga tidak menentu dan tercatat Jumat lalu harga minyak ditutup melemah lebih dari 2%. Pada akhirnya China membalas AS dengan menaikkan tarif impor terhadap barang-barang AS senilai $75 miliar dan AS membalas balik dengan menaikkan tarif impor kepada barang-barang China sebesar 5%.

Selanjutnya pekan ini fokus pasar tertuju pada persediaan minyak mingguan AS dan laporan Baker Hughes terkait aktivitas sumur pengeboran minyak AS.

 

Pekan ini data yang diperkirakan akan mempengaruhi harga minyak datang dari data :

Rabu

  • 21:30 WIB : USD – Crude Oil Inventories

 

Berikut Rentang Harga Dalam Sepekan

FX

EURUSD : 1.12000 - 1.10915 ( Bearish )

GBPUSD : 1.23790 - 1.21450 ( Bearish )

AUDUSD : 0.68000 - 0.66700 ( Bearish )

USDCHF : 0.98100 - 0.96880 ( Bearish )

USDJPY : 106.300 - 104.400 ( Bearish )

Commodity

XAUUSD : 1590.90 - 1512.20 ( Bullish )

COLSc : 55.00 - 51.20 ( Bearish )

 

Risk Disclaimer
 
Berita/Analisa yang kami publikasikan hanya bersifat INFORMASI. PT. Asia Trade Point Futures tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan informasi yang tersedia. Segala kerugian yang timbul akibat penggunaan informasi ini bukan menjadi tanggung jawab PT. Asia Trade Point Futures
26 Aug 2019   
Share On :    
SELANJUTNYA
BERITA TERBARU
GBP/USD Terpantaumenguat di Jumat sore(26/11), Pound Inggris sore ini bergerak naik di sesi Eropa. Potensi trading : Menguat ke level kisaran 1,3320, Berpeluang BELI uji kisaran1,...
EUR/USD Terpantau menguat diJumatsore(26/11),Eurosore ini bergeraknaik di sesiEropa akibat melemah Dollar AS. Potensi trading : Menguat ke level kisaran 1,...
XAU/USD Terpantau menguat diJumat sore(26/11), harga emas sore ini bergerak naik di sesi EropasetelahDollar AS melemah. Potensi trading : Menguat ke level kisaran 1.811,60,...