Broker Futures resmi di Indonesia sejak 2004
 021-52-777-07
INDIKATOR TRADING DEWA INDIKATOR

Para trader, pada kesempatan ini saya ingin berbagi tips trading, khususnya untuk indikator trading. Indikator yang akan saya perkenalkan telah melalui uji demo sekitar 500 posisi seatlle dengan akurasi di atas 70%.

Indikator ini kami namakan ‘Indikator Dewa Trading ATP”. 

Simak lebih lanjut artikel ini.

 

Apakah Indikator Dewa Trading ATP ?

Indikator Dewa Trading ATP adalah Indikator yang menggabungkan antara 2 indikator trading, yaitu Indikator WILLIAMS’ PERCENT RANGE dan Indikator  COMMODITY CHANNEL INDEX, keduanya adalah Indikator kelompok OScillators.

Dimana pada Indikator William Percent Range menggunakan Indikator dengan periode (7,9,11). Dan pada Indikator Commodity Channel Index menggunakan periode (3,7).

 

Fungsi Dari Indikator Dewa Trading ATP

Fungsi dari Indikator Dewa Trading ATP adalah untuk:

1. Mendapatkan sinyal yang tepat untuk posisi membuka BUY atau SELL.

2. Mendapatkan sinyal yang tepat untuk menutup posisi BUY atau SELL.

3. Mendeteksi sinyal palsu dari indikator seperti RSI dan Stochastic Oscillator.

 

Prinsip Indikator Dewa Trading ATP

Indikator ini berkonsep “ trading hanya di momen yang tepat”

Indikator ini dibuat untuk menemukan sinyal yang paling tepat diantara yang tepat untuk menentukan kapan open dan close posisi BUY atau SELL, dengan resiko yang terkecil.

 

Spesifikasi Indikator Dewa Trading ATP

1. Komposisi : Willams Percent range ( 7,9,11 ), Commodity Channel Index ( 3.7 ).

2. Time Frame : M30.

3. Penerapan produk : EUR/USD, GBP/USD, XAU/USD.

4. Akurasi : Di atas 70%.

 

Cara Setting Indikator Dewa Trading ATP

Indikator Dewa Trading ATP merupakan gabungan dari 2 indikator utama dengan 5 periode yang berbeda, yaitu :

WILLIAM’ PERCENT RANGE ( 7,9,11 ) dan COMMODITY CHANNEL INDEX ( 3,7 )

1. Searching Indikator William Percent Range pada jendela Navigator, di group Oscillator.

2. Klik William Percent dengan periode(7), beri warna supaya terlihat jelas di bagckground layar.

3. Klik William Percent Range dengan periode (9), kemudian Drag ke jendela layar layar indikator (7). Beri warna yang berbeda dan sesuaikan dengan background layar.

4. Klik William percent Range dengan periode (11), kemudian Drag ke jendela layar (7). Beri warna yang berbeda dan sesuaikan dengan background layar.

 

Perhatian :

Ke tiga Indikator Williams percent dengan periode (7,9,11) harus berbeda warna ketiganya.

Seperti pada gambar di bawah ini :

 
Setelah itu kita masukkan Chart Commodity Channel Index (3) dan (7) dengan cara yang sama seperti saat memasukkan chart Williams percent Range, yaitu dengan di Drag satu persatu sehingga muncul chart seperti di bawah ini.
Yang perlu diingat warna garis untuk setiap periode harus berbeda dan untuk Indikator Commodity Channel Index beri ukuran garis yang lebih tebal/besar.
 
Seperti pada gambar di bawah ini :
 
 
Cara Baca Indikator
 
BUY  : APA BILA SEMUA GARIS MENGUMPUL MEMBENTUK SATU SUDUT LEMBAH
 
SELL : APABILA SEMUA GARIS MENGUMPUL MEMBENTUK SUDUT PUNCAK
 
 
 
Demikian para trader, mudah-mudahan artikel bisa menginspirasi kita semuanya dan bisa di coba sebagai indikator trading anda, tapi sebaiknya dicoba dulu di akun demo hingga anda mahir menggunakannya. 
 
Jika anda ingin indikator lebih banyak lagi anda bisa kunjungi www.asiatradefx.com
 
 
Selamat mencoba.
 
 
 
 
30 Apr 2019   
Share On :    
SELANJUTNYA
BERITA TERBARU
GBP/USD Terpantau menguat diJumatsore (15/10), Pound Inggris di sesi Eropa sore ini menguat ditengah melemahnya Dollar AS yang sejak pagi terjadi. Potensi trading : Menguat ke leve...
EUR/USD Terpantau menguat diJumat sore (15/10), Euro sore ini di sesi Eropa menguat terhadap Dollar AS yang melemah. Potensi trading : Menguat ke level kisaran 1,1615, Berpeluang BELI uj...
XAU/USD Terpantau melemah diJumat sore (15/10), harga emas tercatat melemah pada sesi eropa sore ini tetapi kerugian emas masih dibatasi oleh melemahnya Dollar AS. Potensi trading : Mele...